Analisis Sentimen Publik terhadap Sistem Zonasi Sekolah Menggunakan Data Twitter dengan Metode Naïve Bayes Classification

  • Nooraeni R
  • Safiruddin A
  • Afifah A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
109Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Zonasi adalah sistem pengaturan proses penerimaan siswa baru sesuai dengan wilayah tempat tinggal agar tidak ada sekolah yang dianggap favorit dan non-favorit. Sistem zonasi hanya diterapkan di sekolah negeri yaitu sekolah yang dikelola pemerintah. Selain itu, sistem ini telah diterapkan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan Australia. Sistem zonasi memiliki dampak positif dan negatif bagi peserta didik. Pada pertengahan tahun ini, Twitter diramaikan dengan isu tentang penerapan sistem zonasi. Pengguna Twitter banyak yang menuliskan pendapatnya mengenai isu tersebut berupa dukungan, masukan, dan juga kritikan. Kritikan masyarakat terhadap sistem zonasi merupakan hal yang harus diperhatikan untuk menyempurnakan sistem zonasi yang masih terbilang baru. Peneliti tertarik untuk meneliti opini masyarakat mengenai sistem zonasi menggunakan data Twitter periode bulan Juni – Juli 2019. Dari cuitan-cuitan masyarakat tersebut, akan dilakukan analisis sentimen public terhadap penerapan sistem zonasi sekolah. Kata Kunci: Sistem Zonasi, Sentimen, Data Twitter.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nooraeni, R., Safiruddin, A. B., Afifah, A. F., Agung, K. D., & Rosyad, N. N. (2020). Analisis Sentimen Publik terhadap Sistem Zonasi Sekolah Menggunakan Data Twitter dengan Metode Naïve Bayes Classification. Faktor Exacta, 12(4), 315. https://doi.org/10.30998/faktorexacta.v12i4.5205

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free