Abstract
Permasalahan yang dihadapi ranting ‘Aisyiyah yakni pemanfaatan pekarangan umumnya untuk fasilitas umum, tanaman yang diusahakan di pekarangan kurang bernilai ekonomi, pengetahuan, wawasan dan ketrampilan anggota ‘Aisyiyah dalam pemanfaatan pekarangan dan teknik budidaya tanaman masih terbatas.. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini, yaitu meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan kelompok Aisyiyah Wedomartani dan Argomulyo dalam pemanfaatan pekarangan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan, meliputi penyuluhan, pelatihan dan praktik serta fasilitasi material penunjang. Teknologi budidaya yang diterapkan dalam pemanfaatan pekarangan, yaitu hidroponik, vertikultur, whick pot dan penanaman dalam pot.Hasil pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya tanaman secara hidroponik dan penanaman dalam pot dapat diterima dan dilakukan dengan baik oleh kelompok Aisyiyah di Wedomartani, dan Argomulyo. Pemanfaatan pekarangan dengan tanaman sayuran, buah dan obat dilakukan dengan sungguh-sungguh oleh masyarakat, khususnya kelompok Aisyiyah di Wedomartani dan Argomulyo sebagaimana hasil monitoring dan evaluasi selama kegiatan dan paska kegiatan.
Cite
CITATION STYLE
Sarjiyah, S., Supangkat Samijo, G., & Istiyanti, E. (2016). Mewujudkan Desa Mandiri Pangan Melalui Pengelolaan Pekarangan. BERDIKARI : Jurnal Inovasi Dan Penerapan Ipteks, 4(1). https://doi.org/10.18196/bdr.412
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.