Abstract
Di Kota Surakarta, terdapat skybridge yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi dengan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan konektivitas transportasi intermoda. Namun, penggunaan fasilitas ini masih rendah ditandai dengan rata-rata pengguna harian hanya 100 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi skybridge dalam mendukung interaksi antar wilayah di Kawasan transit. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pola pergerakan dan model gravitasi untuk mengukur nilai interaksi antarwilayah. hasil analisis menunjukkan bahwa nilai interaksi skybridge dengan wilayah lain relative rendah dan tidak adanya pergerakan internal yang dilakukan pengguna kawasan transit. Hal ini mengindikasikan bahwa potensi pergerakan yang mungkin terjadi dari wilayah di sekitar kawasan transit (skybridge) rendah. berdasarkan hasil analisis, skybridge tidak memiliki urgensi dalam mendukung pergerakan di sekitar kawasan transit Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi.
Cite
CITATION STYLE
Nabiel, M., Pujantiyo, B. S., & Permana, R. C. T. H. (2024). Analisis Urgensi Skybridge dalam Mendukung Pergerakan dan Interaksi Antar Ruang di Kawasan Transit Solo Solo Balapan dan Tirtonadi. COMPACT: Spatial Development Journal, 3(3), 10–15. https://doi.org/10.35718/compact.v3i3.1295
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.