Abstract
Sejak awal tahun 2020 pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merebak secara cepat ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Dalam rangka menekan penyebaran wabah tersebut, pemerintah mewajibkan semua penduduk menerapkan social distancing (juga disebut phsycal distancing). Dalam dunia pendidikan tinggi, kebijakan tersebut memiliki turunan, yakni kewajiban untuk melaksanakan kuliah dengan sistem daring (dalam jaringan). Kendati efektif menekan penyebaran virus, berdasarkan penelitian kuantitatif yang dilakukan oleh Tim Peneliti dari STT GKE dalam rangka melihat pengaruh pelaksanaan protokol kesehatan tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa penerapan social distancing (termasuk kuliah daring) memiliki pengaruh terhadap tingkat kerekatan hubungan antar mahasiswa. Pengaruh ini harus diantisipasi secara serius agar tidak berlanjut pada suatu penyimpangan emosi yang dikenal dengan sebutan emotional distance atau emotional distancing.
Cite
CITATION STYLE
Sasirais, I., Lantigimo, E. M., & Ripaldi. (2023). PENGARUH SOCIAL DISTANCING TERHADAP KEREKATAN HUBUNGAN ANTAR MAHASISWA STT GKE. Jurnal Teologi Pambelum, 1(1), 1–20. https://doi.org/10.59002/jtp.v1i1.11
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.