PREVALENSI KASUS PUTUS OBAT DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA PENDERITA TB DI KOTA BANDA ACEH

  • Kam L
  • Nurfitriani N
  • Cahyady E
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini membutuhkan waktu pengobatan yang lama. Pengobatan dengan waktu yang lama membuat penderita putus minum obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian putus minum obat di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode potong silang (cross sectional) dengan jumlah responden sebanyak 18 orang. Variabel independen pada penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, fase pengobatan, efek samping obat, pengetahuan, motivasi dan peran pengawas menelan obat. Variabel dependen penderita TB yang putus minum obat di Puskesmas dan Rumah Sakit. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik binomial dengan signifikasi hubungan < 0.05 (p-value < 0,05). Analisis chi-square dan regresi logistik binomial mendapatkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan dengan kejadian putus minum obat pada penderita TB (p-value 0.024 dan 0,035). Usia p-value 0,474, jenis kelamin p-value 0,308, pendidikan p-value 0,163 dan fase lama waktu pengobatan p-value 0,171 nilai ini tidak mendapatkan hubungan. Efek samping obat p-value 0,732, motivasi p-value 0,747 dan peran pengawas menelan obat p-value 0,732 juga tidak mendapatkan hubungan yang bermakna. Terdapat hubungan pengetahuan dengan kejadian putus minum obat. Pengetahuan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kejadian putus minum obat. Peneliti lebih lanjut diharapkan menambahkan jumlah responden dan tempat penelitian untuk hasil yang lebih baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kam, L., Nurfitriani, N., Cahyady, E., & Isfanda, I. (2023). PREVALENSI KASUS PUTUS OBAT DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA PENDERITA TB DI KOTA BANDA ACEH. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 2480–2493. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.17000

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free