NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM CERITA PERGURUAN SANG ARUNIKA, SANG UTAMANYU, DAN SANG WEDA KEPADA BHAGAWAN DHOMYA

  • Dauh I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses di mana manusia memperoleh pengajaran untuk meningkatkan kemampuannya dalam menjalankan kehidupan. Dalam proses pendidikan, peran guru tidak saja mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswanya, tetapi lebih pada pembentukan sikap, moral, dan pribadi yang luhur terhadap siswa. Tuntunan ajaran agama Hindu banyak sekali dituangkan dalam konsep cerita karena pendidikan agama Hindu sesungguhnya dari dulu telah mengusahakan pendidikan kepada siswa dengan menyeimbangkan aspek jasmani dan rohani. Salah satu ajaran tata susila yang ada dalam ajaran agama Hindu adalah ajaran yang terkandung dalam cerita “Bhagawan Dhomya”. Cerita Bhagawan Dhomya merupakan cerita yang banyak mengandung nilai-nilai pendidikan yang mampu dijadikan pedoman atau pegangan pada masa (tahapan) berguru baik sebagai siswa dan guru, karena mengingat penyelenggaraan pendidikan terhadap tingkah laku siswa di zaman sekarang yang semakin cenderung menurun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dauh, I. W. (2018). NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM CERITA PERGURUAN SANG ARUNIKA, SANG UTAMANYU, DAN SANG WEDA KEPADA BHAGAWAN DHOMYA. VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia, 1(2), 15–27. https://doi.org/10.32795/vw.v1i2.185

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free