Implementasi Building Information Modeling (BIM) Dalam Analisis Waste Material Tulangan Balok Pada Gedung Kuliah Umum 2 Institut Teknologi Sumatera

  • Nurvireza D
  • Bayzoni B
  • Husni H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan teknologi tak terhindarkan, termasuk dalam industri konstruksi. Inovasi bertujuan untuk mempercepat penjadwalan, menghemat biaya, dan mengurangi pemborosan material. Melaksanakan konstruksi bangunan tanpa menghasilkan waste material merupakan suatu tantangan yang sulit. Oleh karena itu, konsep Building Information Modeling (BIM) diterapkan dalam perencanaan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan material, dengan tujuan meminimalisir waste material. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam optimalisasi waste material pada penulangan balok. Penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam penelitian ini menggunakan software Autodesk Revit. Tahapan penelitian mencakup pengumpulan data, pemodelan struktural 3D, pemodelan tulangan, input schedule mark tulangan, clash detection, output Bar Bending Schedule (BBS), cutting list menggunakan software 1D Cutting Optimization Pro, dan analisis waste material. Hasil penelitian menunjukkan berat total sebesar 188.655,89 kg. Persentase waste material pada D10 adalah 0,5%, D13 adalah 6,46%, D16 adalah 6,07%, dan D19 adalah 15,09%

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurvireza, D., Bayzoni, B., Husni, H. R., & Ashruri, A. (2023). Implementasi Building Information Modeling (BIM) Dalam Analisis Waste Material Tulangan Balok Pada Gedung Kuliah Umum 2 Institut Teknologi Sumatera. Jurnal Rekayasa Sipil Dan Desain, 11(4), 779–788. https://doi.org/10.23960/jrsdd.v11i4.3836

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free