CAGAR BUDAYA MASJID KUNCEN SEBAGAI IKON WISATA SEJARAH DAN RELIGI KOTA MADIUN

  • Triatmoko A
  • Mukti Wibowo A
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah berdirinya dan pelestarian cagar budaya Masjid Kuno Nur Hidayatullah Kelurahan Kuncen Kecamatan Taman Kota Madiun. Melestarikan cagar budaya merupakan bukti kecintaan terhadap nilai–nilai sejarah dan menjadikan cagar budaya tersebut sebagai tempat wisata sejarah bernuansa religi. Sejarah berdirinya Masjid Kuno Nur Hidayatullah diawali ketika pusat Kabupaten Madiun/Purabaya pindah dari Sogaten ke areal hutan Wonorejo yang sekarang menjadi Kuncen. Bupati saat itu Pangeran Timur atau Penembahan Ronggo Jumeno. Didirikannya Masjid Kuno Nur Hidayatullah digunakan sebagai pengembangan agama Islam di Madiun. Masjid Kuno Nur Hidayatullah potensial sebagai ikon wisata sejarah dan religius. Selain terdapat masjid juga terdapat makam Bupati dan sendang, serta dua prasasti.

Cite

CITATION STYLE

APA

Triatmoko, A., & Mukti Wibowo, A. (2012). CAGAR BUDAYA MASJID KUNCEN SEBAGAI IKON WISATA SEJARAH DAN RELIGI KOTA MADIUN. AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA, 2(2). https://doi.org/10.25273/ajsp.v2i2.1461

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free