Abstract
Pada penentuan kesehatan sungai, faktor seperti laju sedimen dasar sungai terhadap kelimpahan dan keragaman bio-indikator khususnya makroinvertebrata air merupakan salah satu faktor yang berpengaruh untuk mengetahui apakah kondisi ekosistem sungai sehat. Keberadaan dan kelimpahan beberapa jenis makrozoobenthos sebagai hewan bentik sangat dipengaruhi oleh kondisi habitatnya yaitu sedimen dasar dan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi karakteristik sedimen, (2) Menganalisis besaran laju sedimen melayang, (3) Membandingkan kualitas ekosistem kedua sungai melalui aspek bio-indikator dan (4) Menganalisis hubungan antara laju sedimen melayang terhadap keragaman dan kelimpahan makroinvertebrata di ekosistem sungai. Lokasi penelitian ini terletak di sungai Ci Pampangan dan Ci Durian kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung yangmembentang sepanjang wilayah hutan lindung Taman Hutan Raya (Pesawaran) hingga Batu Putu kota Bandar Lampung. Pengambilan sampel meliputi terbagi menjadi 3 yaitu sampel debit air, Total Suspended Solid (TSS) dan sampling makroinvertebrata. Secara keseluruhan sungai Ci Durian memiliki kualitas sungai yang lebih baik daripada sungai Ci Pampangan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai laju sedimen di sungai Ci Durian yang cenderung lebih stabil per harinya meskipun terjadi perubahan kondisi cuaca. Akibatnya nilai kelimpahan dan keragaman biota di sungai Ci Durian lebih tinggi dibandingkan sungai Ci Pampangan.
Cite
CITATION STYLE
Dwi Arnanda Putra, N., Wahono, E. P., & Zakaria, A. (2021). Model Hubungan Laju Sedimen Melayang Dan Indikator Biota Perairan Sungai. REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung, 25(2), 50–54. https://doi.org/10.23960/rekrjits.v25i2.21
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.