KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK TEMUKUNCI (Boesenbergia rotunda L) ASAL LEMBANG JAWA BARAT DENGAN METODE FOLIN-CIOCALTEU

  • Sujana D
  • Nyi Mekar Saptarini
  • Sri Adi Sumiwi
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metabolit sekunder yang paling melimpah dan berperan penting dalam pertumbuhan, pigmentasi dan reproduksi pada tumbuhan yaitu senyawa fenolik. Senyawa ini telah menjadi fokus utama dalam beberapa penelitian karena efek biologis yang menguntungkan. Lokasi tumbuh tanaman merupakan salah satu yang dapat mempengaruhi kandungan senyawa aktif pada tumbuhan. Lembang, Bandung, Jawa Barat berada di daratan tinggi, memiliki suhu rendah, kondisi tanah yang subur dan sehingga cocok untuk budidaya tanaman herbal, termasuk temukunci. Polifenol dalam ekstrak tumbuhan bereaksi dengan pereaksi redoks spesifik, dalam hal ini yaitu pereaksi F-C dapat membentuk kompleks biru yang dapat diukur dengan spektrofotometri. Dalam penelitian ini dilaporkan bahwa kandungan fenolik total EEBR adalah 18.32± 0.615 atau setara dengan 183,83 mgGAE/100 g.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sujana, D., Nyi Mekar Saptarini, Sri Adi Sumiwi, & Jutti Levita. (2022). KADAR FENOLIK TOTAL EKSTRAK TEMUKUNCI (Boesenbergia rotunda L) ASAL LEMBANG JAWA BARAT DENGAN METODE FOLIN-CIOCALTEU. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 695–700. https://doi.org/10.37874/ms.v7i3.436

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free