Pengelolaan Daun Tarung Sebagai Ekstrak Pewarna Alami Sarung Masyarakat Suku Kajang

  • Fatra E
  • Manguma T
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan pewarna alami dalam industri tekstil, khususnya di kalangan masyarakat tradisional, semakin mendapatkan perhatian. Salah satu sumber pewarna alami yang banyak digunakan adalah daun tarung (Lantana camara), yang dikenal oleh masyarakat Suku Kajang di Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan daun tarung sebagai ekstrak pewarna alami untuk sarung, serta dampaknya terhadap keberlanjutan budaya dan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan ada empat proses pengelolaan daun Tarung yaitu (1). Proses Awal Pengambilan Daun tarung, (2). Proses Pencampuran dan Perendaman, (3). Pewarnaan, dan (4) Fhinising Aplikasi memenung. Selanjutnya ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan daun tarung tidak hanya berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi masyarakat, tetapi juga melestarikan tradisi pewarnaan alami yang telah ada sejak lama. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan produk tekstil ramah lingkungan serta mendorong pelestarian budaya lokal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatra, E., & Manguma, T. T. F. (2024). Pengelolaan Daun Tarung Sebagai Ekstrak Pewarna Alami Sarung Masyarakat Suku Kajang. KIRANA : Social Science Journal, 1(3), 107–114. https://doi.org/10.61579/kirana.v1i3.166

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free