Abstract
Logam berat dan polutan organik dianggap sebagai masalah lingkungan yang signifikan bagi kesehatan manusia. Pencemaran tanah dan badan air oleh polutan organik dan logam beracun telah meningkat selama beberapa tahun terakhir karena industrialisasi, pertanian intensif, dan aktivitas antropogenik. Pembuangan limbah industri dan limbah kota perkotaan ke lingkungan akuatik yang tidak pandang bulu dan tidak terbatas telah menjadi masalah perhatian global utama. Salah satu metode untuk menangani pencemaran tersebut adalah dengan penggunaan organisme biologis. Teknik atau proses penggunaan organisme biologis untuk menghancurkan, atau mengurangi limbah berbahaya di lokasi yang terkontaminasi disebut dengan bioremediasi. Bioremediasi adalah metode pengolahan limbah paling baik untuk mengendalikan pencemaran lingkungan dan memulihkan tanah yang terkontaminasi. Penggunaan bahan biologis, digabungkan dengan proses lanjutan lainnya adalah salah satu pendekatan yang paling menjanjikan dan murah untuk menghilangkan polutan lingkungan. Teknik bioremediasi merupakan salah satu alternatif yang bermanfaat untuk menurunkan pencemar. Artikel ini menyajikan organisme biologis penting yang digunakan dalam teknik bioremediasi.
Cite
CITATION STYLE
Evitasari, E., Bintan Sukono, G. A., Hikmawan, F. R., & Satriawan, D. (2020). Karakter Organisme Biologis dalam Bioremediasi - Review. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 2(2), 33–39. https://doi.org/10.35970/jppl.v2i2.350
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.