Abstract
Dalam pembelajaran tatap muka terbatas para guru dan siswa harus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Namun penerapan protokol kesehatan di sekolah sebagai kebiasaan baru di tengah pandemi yang terjadi tentu tidaklah mudah. Terdapat banyak laporan terkait jumlah pelanggaran protokol kesehatan di sekolah selama pembelajaran tatap muka. Maka dari itu dengan melakukan inovasi dan memanfaatkan teknologi yang ada di era 4.0 bisa membantu kita untuk mendeteksi batasan sosial. Tujuan pada kegiatan pengabdian ini agar guru dan siswa dapat mempelajari teknologi computer vision berbasis YOLO di SMKN 4 Malang sebagai sarana pencegahan penyebaran Covid-19. Selain itu, guru dan siswa juga dapat mempelajari pembuatan aplikasi sederhana berbasis YOLO. Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi mengenai teknologi computer vision berbasis YOLO sebagai alat deteksi kerumunan ke pihak sekolah. Kemudian perancangan dan pembuatan alat deteksi kerumunan oleh tim pengabdian, pelatihan pembuatan aplikasi deteksi kerumunan, dan diakhiri dengan diskusi antara peserta pelatihan dan tim pengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil mengembangkan alat deteksi kerumunan yang dapat membantu menghitung jumlah dan jarak orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan di SMKN 4 Malang. Alat ini memudahkan sekolah dalam memantau kegiatan warga sekolah dalam penerapan protokol kesehatan. Kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat dan diminati oleh guru dan siswa. Hal ini terbukti dengan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan alat deteksi kerumunan berbasis YOLO.
Cite
CITATION STYLE
Nugroho, A., Indaryanto, F., Suni, A. F., Arfriandi, A., Wibawanto, H., Oktaviyanti, D., & Savitri, D. W. (2024). PEMANFAATAN TEKNOLOGI COMPUTER VISION BERBASIS YOLO UNTUK MENDETEKSI KERUMUNAN DI SMKN 4 MALANG. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 678–689. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i1.1437
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.