ANALISIS RUGI-RUGI DAYA AKIBAT KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV/380 V DI PENYULANG DPR KOTA

  • Aris Sampe
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sistem distribusi sekunder digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu distribusi ke beban-beban yang ada di konsumen.  Salah satu yang menyebabkan kerja transformator distribusi berkurang adalah adanya arus pada penghantar netral yang menyebabkan adanya rugi-rugi penghantar yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan beban pada jaringan distribusi tegangan rendah di Jayapura. Metodologi penelitian yang diterapkan dengan cara melakukan pengambilan data arus, data trafo, data gambar single line yang diperoleh dari PT. PLN (PERSERO) Rayon Abepura. Hasil analisis perhitungan menunjukkan bahwa besarnya rugi-rugi pada  LWBP  berkisar antara 0,001 KW – 48,10 KW dan WBP rugi-rugi pada penghantar netral berkisar antara 0,01 KW – 18,81 KW. Presentase ketidakseimbangan beban pada Luar Waktu Beban Puncak  terbesar pada gardu trafo ABE322 sebesar 33,33 % dan terendah pada gardu trafo ABE347-K sebesar 1,34 %. Sedangkan presentase ketidakseimbangan beban pada Waktu Beban Puncak   terbesar pada gardu trafo  ABE263-1 sebesar 33,98 % dan terendah pada gardu trafo ABE007-1 sebesar 1,89 %.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aris Sampe. (2022). ANALISIS RUGI-RUGI DAYA AKIBAT KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV/380 V DI PENYULANG DPR KOTA. Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(2), 106–123. https://doi.org/10.58169/saintek.v1i2.84

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free