Abstract
Seluruh negara pasti memiliki permasalahan dalam pengelolaan sampah dan telah mencurahkan segala sumber daya dalam pengelolaan sampah. Salah satu pengelolaan sampah adalah dengan mendaur ulang sampah non-organik. Dengan demikian, sampah dapat memberikan benefit bagi manusia. Sebagai kepedulian terhadap permasalahan sampah plastik di kota Cilegon, sebuah perusahaan manufaktur di Cilegon bekerja sama dengan pemerintah daerah dan akademisi mengembangkan industri pengolahan sampah terpadu (IPST) yang mengolah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) plas melalui teknologi pirolisis. Saat ini, belum ada kajian yang membahas secara komprehensif mengenai kelayakan IPST dari sisi ekonomi dan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini melakukan analisis rantai nilai ( value chain ) untuk menganalisis sistem rantai pasok IPST dari hulu sampai hilir. Hasil dari analisis mengindikasikan bahwa terdapat pertambahan nilai ( value added ) pada setiap rantai pasok. Akan tetapi, nilai tambah ( value added ) keseluruhan dari rantai pasok IPST adalah negatif yang mengindikasikan bahwa perlu dilakukan efisiensi pada rantai pasok IPST.
Cite
CITATION STYLE
Kurniawan, B., Bahauddin, A., Trenggonowati, D. L., Dewantari, N. M., Mariawati, A. S., Sonda, A., & Wulandari, A. (2023). Analisis rantai nilai pada industri pengolahan sampah terpadu berbasis ekonomi sirkular. Journal of Systems Engineering and Management, 2(1), 40. https://doi.org/10.36055/joseam.v2i1.19239
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.