Analisis prevalensi dan faktor pekerjaan terhadap terjadinya gangguan otot tulang rangka akibat kerja pada pekerja perancah di PT X

  • Ardiansyah D
  • Widanarko B
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perancah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari suatu pekerjaan konstruksi, Pekerjaan perancah berkontribusi pada munculnya faktor risiko gangguan otot tulang rangka akibat kerja (GOTRAK) atau musculoskeletal disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko terjadinya gotrak pekerja perancah di PT X. Jenis penelitian adalah potong lintang dengan responden pekerja perancah di PT X sebanyak 157 karyawan dengan analisis data menggunakan metode uji chi square. Responden memberikan informasi karakteristik pekerjaan (menggunakan Rapid Entire Body Assesment atau REBA), keluhan gotrak menggunakan kuesioner Nordic Body Map. Penelitian ini menghasilkan 3 prevalensi keluhan tertinggi pada pekerja yaitu leher 86,4%, bahu 82,7% dan tangan/pergelangan 77,8%. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko terjadinya gotrak pekerja perancah di PT X yaitu jenis pekerjaan OR 8,771 (95% CI 3,934-19,552), Skor REBA OR 2,81 (95% CI 1,39-5,67). Penyesuaian pekerjaan terutama untuk menurunkan skor REBA tinggi pada pekerja dengan cara meminimalkan postur janggal, menyediakan gerobak untuk mengangkut material dan kerekan mekanis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ardiansyah, D. R., & Widanarko, B. (2021). Analisis prevalensi dan faktor pekerjaan terhadap terjadinya gangguan otot tulang rangka akibat kerja pada pekerja perancah di PT X. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 635–640. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.1911

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free