Abstract
Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kota Makassar Tahun 2018 diikuti oleh 2 (dua) Pasangan Calon (Paslon), yakni (1) Paslon Munafri Arifuddin dan Andi Rahmatika Dewi, dikenal sebagai APPI- Cicu, diusung oleh Partai NasDem, Partai Golkar, PDI-Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI); dan (2) Paslon Mohammad Ramdhan Pomanto atau dikenal Danny Pomanto merupakan petahana (incumbent) dan Indira Mulyasari, dikenal sebagai Diami, dan kandidat calon perseorangan. Pencalonan jalur perseorangan dari Dany Pomanto ini adalah pertama dalam sejarah Pilkada Kota Makassar, sejak Pilkada langsung diterapkan di Indonesia pada tahun 2005.
Cite
CITATION STYLE
Reilly, B. (2020). Electoral Governance. In Governance and Democracy in the Asia-Pacific (pp. 93–106). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315866765-5
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.