SKRINING DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceumL) WILAYAH KABUPATEN DELI SERDANG DESA SUKA RAYA DENGAN METODE FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power)

  • Tambunan P
  • Nadia S
  • Ulfa N
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Radikal bebas mempengaruhi fisiologis karena bersifat destruksi pada struktur kimia di dalam tubuh. Radikal bebas bisa mempercepat proses penuaan dini dan timbul berbagai penyakit jika tidak segera dihentikan. Radikal bebas dapat dihentikan dengan cara diberikan antioksidan yang berperan sebagai pemberi oksidan pada radikal bebas tersebut sehingga kerusakan yang ditimbulkan tidak terus berlanjut. Daun rambutan (Nephelium lappaceum L) dijadikan sebagai antioksidan alami yang memiliki banyak turunan metabolit di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah antioksidan yang terkandung  dalam daun rambutan. Metode maserasi digunakan untuk menghasilkan ekstrak pekat dari daun rambutan menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak tersebut kemudian dianalisis secara fitokimia untuk mengidentifikasi metabolit turunan yang terkandung dalam daun rambutan. Pendekatan yang digunakan adalah metode FRAP, yang bertujuan untuk mengukur kapasitas antioksidan yang terkandung dalam daun rambutan. Dari hasil proses ekstraksi diperoleh rendemen 11,7%. Hasil analisis fitokimia pada ekstrak dari daun rambutan menunjukkan keberadaan yang positif dari senyawa saponin, flavonoid, tanin, glikosida, alkaloid, serta steroid/triterpenoid. Jumlah antioksidan dari daun rambutan dengan pengukuran masing-masing replikasi adalah sebagai berikut: replikasi 1 (114,06 mgAAE/g ekstrak), replikasi 2 (100,20 mgAAE/g ekstrak), dan replikasi 3 (124,58 mgAAE/g ekstrak). Nilai rata-rata yang diperoleh dari ketiga replikasi adalah sekitar 112,94±12,22 mgAAE/g ekstrak.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tambunan, P. M., Nadia, S., & Ulfa, N. M. (2024). SKRINING DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceumL) WILAYAH KABUPATEN DELI SERDANG DESA SUKA RAYA DENGAN METODE FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). Forte Journal, 4(1), 57–65. https://doi.org/10.51771/fj.v4i1.701

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free