Abstract
Kurangnya asupan zat besi dan asupan asam folat dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi dan prestasi siswa. Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh pemberian beras fortifikasi asam folat terhadap konsentrasi dan hasil belajar. Desain penelitian adalah eksperimen menggunakan rancangan Double Blind Randomized Control Trial. Populasi semua siswa pada pesantren Annihaya sebanyak 603 orang. Sampel adalah santri putra yang berumur 12-15 tahun sebanyak 80 orang. Sampel terdiri 4 kelompok yaitu kelompok yang diberikan beras fortifikasi (anemia dan non anemia) dan kelompok yang diberikan beras non-fortifikasi (anemia dan non anemia). Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor konsentrasi terbesar pada kelompok intervensi yakni -2,75, sedangkan pada kontrol mengalami penurunan sebesar -1,65 dan tidak ada perbedaan signifikan baik dalam kelompok maupun perbedaan antara kelompok intervesi dan kontrol dengan nilai p>0,05. Kenaikan skor hasil belajar pada kelompok intervensi yakni sebesar 0,11 sedangkan pada kontrol mengalami penurunan sebesar -0,44. Terdapat perbedaan signifikan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah intervensi. Namun, secara statistik tidak ada perbedaan skor hasil belajar kelompok intervensi dan kontrol (p>0,05). Kesimpulan bahwa konsentrasi santri mengalami penurunan pada semua kelompok setelah intervensi dan penurunan terbesar pada kelompok yang diberikan beras fortifikasi. Hasil belajar mengalami kenaikan pada semua kelompok setelah intervensi dan kenaikan terbesar terjadi pada kelompok anemia yang diberikan beras fortifikasi.
Cite
CITATION STYLE
Syam, A., Taslim, N. A., Budu, B., Jafar, N., & Jufri, M. (2019). Efek Fortifikasi Asam Folat pada Beras Premiks Lokal terhadap Konsentrasi dan Hasil Belajar pada Santri. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(4), 349. https://doi.org/10.30597/mkmi.v15i4.7621
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.