Multikulturalisme Pendidikan di Masa Pandemi

  • Khoirudin M
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tidak mudah untuk belajar di kelas online. Fasilitas dan sumber daya diperlukan di samping disiplin diri yang diperlukan untuk studi individu. Bersyukur kita masih bisa membekali anak-anak kita dengan gadget belajar seperti smartphone dan laptop serta pulsa untuk koneksi internet, tapi saya sudah mendengar dari banyak orang tua dan pendidik bahwa mereka mengalami kendala. Akibatnya, kesenjangan sosial ekonomi pandemi dapat meningkat sebagai akibat dari pendekatan pembelajaran online ini. Hampir tidak ada yang menyangka pandemi COVID-19 berdampak begitu signifikan terhadap pendidikan. Di Amerika Serikat, gagasan homeschooling tidak pernah diterima sebagai pilihan yang layak untuk pendidikan. Semakin banyak perguruan tinggi dan universitas sekarang menawarkan kursus online, meskipun sebagian besar program ini adalah untuk karyawan atau siswa yang sudah terdaftar di salah satu lembaga tersebut (kursus online). Contoh upaya pendidikan multikultural antara lain upaya membangun kurikulum berbasis lokal yang memasukkan informasi lokal. Padahal “tujuan pendidikan multikultural adalah untuk mempersiapkan peserta didik dengan sejumlah pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam lingkungan budaya suku, bangsa, dan antarbudayanya. etnis lain”, pendidikan multikultural di sini hanya mempersiapkan peserta didik dengan kesadaran akan dirinya sendiri. budaya etnik sendiri. Mendidik anak didik dengan cara ini masih dianggap sebagai bentuk soft multiculturalism (kesadaran multikultural yang hanya di permukaan).

Cite

CITATION STYLE

APA

Khoirudin, M. (2021). Multikulturalisme Pendidikan di Masa Pandemi. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(2). https://doi.org/10.24176/jpp.v4i2.7606

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free