BUDAYA BERCERITA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK DI MI GHAYATUL ANWAR

  • Qusyairi Q
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bercerita merupakan media yang memantik siswa untuk cakap dalam berkomunikasi, membangkitkan kesadaran membaca dan memahami. Selanjutnya, bercerita juga memberikan dampak kesadaran menulis pada siswa. Dalam penelitian ini, guru bahasa Indonesia di MI. Ghayatul Anwar, utamanya pengajar pada kelas 5 dan 6, melakukan upaya bercerita untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-Deskriptif. Guna mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan bercerita di MI. Ghayatul Anwar, peneliti melakukan observasi dan mendokumentasikan kegiatan pembelajaran. Wawancara dilakukan kepada guru bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, guru bercerita yang kemudian siswa dilanjutkan untuk bercerita ulang. Kedua, penyiapan bacaan pada siswa. Ketiga, terjun ke lapangan yang kemudian dilanjutkan dalam menulis. Keempat, pemuatan karya di majalah dinding. Kelima, pemberian reward kepada siswa. Keenam, penampilan di akhir pekan dalam kegiatan haflatul imtihan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qusyairi, Q. (2023). BUDAYA BERCERITA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK DI MI GHAYATUL ANWAR. Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(2), 12–26. https://doi.org/10.52185/abuyavol1iss2y2023321

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free