Abstract
Artikel ini bertujuan untuk menelisik alasan dibalik penolakan orang muda yang kaya terhadap Yesus dan mengapa Yesus memberi kecaman kepada orang kaya dalam ajaran-Nya. Pendekatan yang dilakukan berupa interpretasi terhadap Matius 19:16-26 dan pendekatan pada konteks sosial yang terkait erat dengan Imperialisme Romawi. Berdasarkan hasil analisa maka dapat dipahami bahwa penolakan orang muda tersebut karena paham religius Yahudi yang dianutnya mengenai kekayaan dan dominansi Romawi, memperjelas prestasi sosial orang muda tersebut sehingga keputusan itu bagi dirinya dan orang sezamannya dianggap sebuah kewajaran dan ajaran Yesus justru sebuah kebaruan. Selanjutnya kecaman Yesus terhadap orang kaya, dilatari oleh ruang lingkup pelayanan Yesus pada kaum termarginalkan dan kekayaan dianggap sebagai penghalang keselamatan karena diperoleh melalui keberpihakan pada pemerintahan Romawi yang dalam wacana apokaliptik Injil Matius, diidentikkan sebagai sekutu Setan.
Cite
CITATION STYLE
Kadang, J. (2021). Kontras Pandangan Yesus dan Orang Muda yang Kaya: Analisis Teologis Matius 19:16-26. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 5(2), 199–210. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v5i2.294
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.