Pengendalian Kualitas Bagian Cetak Menggunakan Metode Statistical Proces Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Percetakan Bima

  • Saputra D
  • Tauhida D
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Percetakan Bima adalah industri produksi cetak kemasan makanan tradisional dan bungkus rokok di Kabupaten Kudus dengan proses produksi dilakukan secara make to order. Perusahaan memiliki ekspektasi rata-rata kecacatan di bawah 2% (<2%) dengan 3 jenis cacat pada proses cetak dan proses lipat lem. Proses cetak memiliki persentase rata–rata kecacatan sebesar 2,4%, lebih besar dibandingkan rata-rata kecacatan proses lipat lem (0,51%). Sehingga diperlukan analisis pengendalian kualitas dengan bantuan Statistical Process Control (SPC) yang memiliki 7 (tujuh) alat bantu (seven tools) metode statistik untuk mendapatkan penyebab cacat. Kemudian memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan prioritas menggunakan Failure mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil dari SPC didapatkan persentase cacat warna yang tidak sesuai (70,1%), cacat blobor (15,24%) dan format tidak presisi (14,66%), faktor penyebab cacat dari aspek manusia, mesin, dan bahan baku. RPN tertinggi dari analisis FMEA pada cacat warna tidak sesuai (60), diikuti cacat blobor dengan (20), dan format tidak sesuai (6).

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputra, D. W., & Tauhida, D. (2024). Pengendalian Kualitas Bagian Cetak Menggunakan Metode Statistical Proces Control (SPC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada Percetakan Bima. Journal of Engineering Environtmental Energy and Science, 3(2), 73–84. https://doi.org/10.31599/p7bkj742

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free