Pemodelan Spasial RTH dan Faktor Ekologi Sosial Ekonomi Terhadap Kriminalitas Kota Medan Tahun 2022

  • Fitriyyah N
  • Pramana S
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kriminalitas perkotaan termasuk dalam permasalahan ekologi akibat interaksi berbagai faktor ekologi, sosial, dan ekonomi. Faktor-faktor yang diduga dapat memicu tingkat kriminalitas seperti ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH), kemiskinan ekstrem, kepadatan penduduk, cahaya saat malam hari, kekayaan relatif, dan jumlah layanan keamanan dan fasilitas ibadah. Proses identifikasi ruang terbuka hijau memanfaatkan Sentinel-2 Multi Spectral Instrument Level 2A dengan mengukur Enhanced Vegetation Index (EVI). Analisis regresi spasial dengan pembobot Queen Contiguity digunakan untuk melihat pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap tingkat kriminalitas antar wilayah. Diperoleh model Ordinary Least Squares lebih baik dibandingkan regresi spasial dikarenakan data tidak menunjukkan autokorelasi spasial antar wilayah, sehingga Ordinary Least Squares dapat digunakan sebagai model yang lebih sederhana. Jumlah penduduk miskin ekstrem signifikan mempengaruhi tingkat kriminalitas di Kota Medan. Implikasi kebijakan mencakup peningkatan cahaya malam di daerah rawan, akses ke RTH, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan layanan keamanan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriyyah, N. R., & Pramana, S. (2024). Pemodelan Spasial RTH dan Faktor Ekologi Sosial Ekonomi Terhadap Kriminalitas Kota Medan Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 1097–1108. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free