PELATIHAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KARYA TULIS ILMIAH PADA ANAK DI SD 22 PEUSANGAN

  • Marsitah I
  • Annisa C
  • Yani S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan hal yang paling penting untuk meningkatkan sumber daya manusia bangsa Indonesia. Sumber daya manusia yang berkualitas dapat diwujudkan jika sumber daya manusia tersebut memiliki pendidikan. Tanpa adanya pendidikan, sumber daya manusia pada suatu negara tidak akan maju. Pengembangan negara dapat ditempuh melalui jalur pendidikan dalam menjawab tantangan-tantangan yang muncul di era globalisasi, salah satunya melalui gerakan literasi. Gerakan Literasi Nasional (GLN) menyatakan bahwa masyarakat Indonesia sudah seharusnya peka dan menguasai literasi dasar, yakni literasi bahasa, literasi numerasi, literasi sosial, literasi digital, literasi finansial, dan literasi budaya (Kemdikbud, 2019). Literasi merupakan kemampuan membaca, menulis, berpikir dengan menggunakan sumber-sumber pengetahuan dalam bentuk cetak, visual, digital atau auditori (Samsir, 2020). Menulis adalah salah satu kegiatan menuangkan gagasan, ide dan perasaan penulis dalam bentuk tulisan (Agustina et al, 2019). Karya tulis ilmiah merupakan karya ilmiah yang ditulis atau dikerjakan dengan mengikuti sesuai kaidahkaidah ilmiah (Dwijayanti et al, 2017). Berpikir ilmiah adalah sebuah kegiatan yang melibatkan akal budi untuk mempertimbangkan, memutuskan, dan mengembangkan sebuah fenomena secara logis berdasarkan fakta. Selain itu, berpikir ilmiah merupakan bagian dari keterampilan abad 21 sebagai proses untuk menemukan dan memperoleh ilmu (Umam & Jiddiyyah, 2020). Literasi  merupakan  kemampuan  belajar  untuk  mengakses  ilmu  pengetahuan melalui  membaca  sebaliknya,  literasi berarti  kemampuan  menggunakan  keterampilan  membaca dalam hal  mendapatkan  akses  ke  dunia  pengetahuan,  untuk  mendapatkan  informasi  dari  berbagai  sumber, untuk  mengevaluasi  argument,  dan  juga  belajar  subjek  yang  benar–benar  baru  (Ainiyah,  2017). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yaitu membuat karya ilmiah dan menempel pada pohon literasi yang telah dibuat tersebut. Hasil yang dapat disimpulkan terdapat peningkatan dalam proses belajar literasi untuk meningkatkan kemampuan karya ilmiah siswa dengan melihat keaktifan dan hasil yang diperoleh oleh setiap siswa baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Marsitah, I., Annisa, C. N., Yani, S., Oktari, E., & Rainapia, R. (2023). PELATIHAN LITERASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KARYA TULIS ILMIAH PADA ANAK DI SD 22 PEUSANGAN. Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(03), 53–58. https://doi.org/10.58471/pkm.v2i03.1411

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free