Rekayasa Limbah Cangkang Pilla Ampullacea Sebagai Penyaring Air Rumahan Dengan Variasi Ketebalan

  • Bahtiar A
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rekayasa cangkang keong sawah (Pilla Ampellacea) ini adalah upaya pemanfaaatan limbah cangkang keong sawah yang selama ini hanya dibuang begitu saja supaya mempunyai nilai lebih yang bermanfaat untuk masyarakat.  Serta cangkang keong sawah mudah untuk diternakan dan hidup bebas di daerah tropis seperti di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan sebuah gagasan baru menggunakan cangkah keoang sawah sebagai membrane penyaring air kran di perumahan untuk mengikat logam-logam yang berbahaya  apabila dikonsumsi oleh manusia. Selain logam-logam yang berbahaya juga mengikat bakteri e-coli yang menyebabkan diare. Cangkang keong sawah tersebut dicuci dengan larutan asam asetat dan disikat sampai bersih. Kemudian di giling sampai berbentuk serbuk dan mengalami berbagai macam perlakuan sampai terbentuk membran saringan air. Penelitian ini sebagai awal untuk mengatahui kemampuan keefetifan cangkang keong sawah sebagai media untuk menyaring air dalam mengikat logam dan bakteri di air. Tentunya penelitian berikutnya akan tetap dilaksanakan untuk mengetahui seberapa kemampuan teknis dari kekuatan membran terhadap tekanan air.Untuk mengetahui membran yang efektif untuk menyaring air dari kran perumahan maka dilakukan variasi ketebalan membran yaitu 2,4,6,8 mm

Cite

CITATION STYLE

APA

Bahtiar, A. D. M. (2021). Rekayasa Limbah Cangkang Pilla Ampullacea Sebagai Penyaring Air Rumahan Dengan Variasi Ketebalan. Jurnal Mesin Nusantara, 3(2), 55–61. https://doi.org/10.29407/jmn.v3i2.14867

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free