Signifikansi dari Pengajaran Repetitif oleh Yesus dalam Perjalanan ke Emaus: Analisis Naratif Lukas 24:13-35

  • Petrus E
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Narasi perjalanan dari dua orang murid Yesus ke Emaus merupakan salah satu dari tiga narasi kebangkitan Yesus versi Injil Lukas. Narasi yang unik bagi Injil Lukas ini menyimpan pesan pemuridan Yesus yang signifikan. Melalui pengajaran Kitab Suci yang direpetisi, Yesus memberikan pemahaman yang benar tentang nubuatan-nubuatan dari Kitab Suci yang merujuk kepada Mesias. Kleopas dan rekannya yang lamban hati itu mengalami transformasi setelah menjalani proses pembelajaran dengan Yesus di sepanjang perjalanan dari Yerusalem ke Emaus. Di dalam artikel ini, penulis mengeksegesis narasi perjalanan ke Emaus (Luk. 24:13-35) dengan menggunakan metode kritik narasi, untuk mendapatkan makna sebenarnya yang ingin disampaikan oleh Lukas tentang signifikansi dari pengajaran yang direpetisi oleh Yesus. Hasil dari kritik narasi menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya ingin menampakkan diri kepada para murid pasca kebangkitan, tetapi Yesus ingin memberikan pengajaran yang intensif tentang identitas kemesiasan-Nya yang menggenapi nubuatan tentang Dia di dalam Kitab Suci.

Cite

CITATION STYLE

APA

Petrus, E. (2023). Signifikansi dari Pengajaran Repetitif oleh Yesus dalam Perjalanan ke Emaus: Analisis Naratif Lukas 24:13-35. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 7(1), 1–17. https://doi.org/10.37368/ja.v7i1.332

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free