Verba Tindakan Nosi `Membawa` Bahasa Bima: Kajian Metabahasa Semantik Alami

  • Adawiyah R
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Verba bahasa Bima merupakan salah satu kelas kata utama yang bersifat sentral dan kompleks. Hal ini dibuktikan melalui selalu hadirnya verba dalam tuturan bersifat penentu kehadiran argumen dan memiliki kewenangan sebagai penentu peran-peran semantik yang ada pada setiap argumen yang menyertainya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemetaan dan eksplikasi dari verba bernosi `membawa`. Penelitian ini meggunakan metode dengan sumber data berupa data lisan, data tulis yang dikumpukan dari buku cerita bahasa Bima, dan intuisi bahasa. Teknik yang digunakan adalah wawancara dan studi literatur. Metode pengumpulan data yang digunakan metode verifikasi. Sementara itu, metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dalam penerapan teknik ubah ujud dan sisip atau parafrase untuk mengungkapkan makna asali dengan 65 butir yang dikenal dengan eksplikasi. Verba `membawa` dipetakan bersandar atas: entitas, proses, alat, dan hasil. Verba bahasa Bima bernosi `membawa` diungkapkan dengan leksikon: wa`a, tundu, su`u, lemba, tewe, lai, kalei, iwa, hanta, randa, dunggi, geo, ce`i, kapi, sampari, ngenge. Hasil penelitian didapatkan bahwa verba tindakan ini memiliki fitur generic dan specific. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa ada leksikon dende, termasuk verba bernosi `membawa` yang tidak memiliki lokasi di mana terjadinya tindakan itu, tetapi lebih banyak merujuk pada makna asosiasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adawiyah, R. (2021). Verba Tindakan Nosi `Membawa` Bahasa Bima: Kajian Metabahasa Semantik Alami. MABASAN, 15(2). https://doi.org/10.26499/mab.v15i2.461

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free