Peranan budaya dan kepercayaan makan singkong masyarakat adat Cireundeu dalam menjaga kelestarian alam: Studi literatur

  • Nisa H
  • Surtikanti H
N/ACitations
Citations of this article
61Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bagi sekelompok komunitas kegiatan makan merupakan tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan perut semata. Namun, terdapat makna dan hubungannya dengan keyakinan, spiritualitas, dan hubungan sosial bermasyarakat, hal ini menjadikan makan termasuk dalam salah satu dari tujuh unsur budaya. Masyarakat adat Cireundeu merupakan salah satu kampung adat yang masih menerapkan budaya dan adat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu keunikan yang masih diterapkan oleh mereka adalah budaya makan dengan bahan dasar pangan menggunakan singkong, budaya makan yang unik ini tidak lepas dengan kaitannya terhadap kepercayaan mereka. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan bibliometric menggunakan Pop (publish or perish) sebagai aplikasi pencarian artikel dan VoSviewer sebagai software untuk menganalisis. Hasil analisis dengan pendekatan bibliometrik didapati bahwa artikel yang ditulis oleh Jabbaril dengan judul Ketahanan Hidup Masyarakat Kampung Adat Cireundeu dalam Antropologis yang diterbitkan oleh Jurnal Etnika Budaya menjadi artikel yang paling banyak dikutip dengan total 7 kutipan. Budaya makan dengan bahan pangan utama berupa singkong yang menjadi ciri khas masyarakat adat Cireundeu sudah dilakukan secara turun temurun oleh nenek moyang mereka. Salah satu produk makanan utama mereka yang berasal dari singkong adalah rasi (beras singkong). Budaya makan ini berhubungan dengan kepercayaan mereka bahwa singkong dapat membuat daya tahan tubuh mereka lebih kuat dibandingkan dengan memakan beras nasi. Budaya makan dan kepercayaan yang ada ini tidak terlepas dari peranannya terhadap kelestarian alam, hal ini dibuktikan dengan dibaginya wilayah kampung Cireundeu menjadi tiga macam hutan berdasarkan fungsi dan peranannya masing-masing. Aturan membagi wilayah ini juga tidak terlepas dari pesan yang diberikan oleh nenek moyang mereka untuk selalu menjaga alam karena alam merupakan sumber kehidupan bagi manusia sehingga harus selalu dijaga dan dirawat kelestariannya. Komitmen dan kesadaran yang tinggi terhadap kelestarian alam harus dicontoh dan diterapkan oleh masyarakat modern saat ini demi menjaga alam yang ada.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nisa, H. K., & Surtikanti, H. K. (2024). Peranan budaya dan kepercayaan makan singkong masyarakat adat Cireundeu dalam menjaga kelestarian alam: Studi literatur. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 1(2). https://doi.org/10.61511/jscsr.v1i2.2024.425

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free