QUR'ANI CUES TO NURTURE AN EARLY READING CULTURE

  • Chandra T
  • Marezka Putra A
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu penyebab ketertinggalan Negara mayoritas muslim termasuk Indonesia iaah rendahnya literasi, Indonesia menduduki peringkat bawah dalam hal tingkat literasi. Kondisi ini ditengarai karena abainya pendidikan literasi sejak dini oleh keluarga dan lembaga pendidikan. Sementara itu sejatinya al-Quran sebagai pedoman hidup umat islam justru telah menggaungkan literasi bahkan semenjak al-Qur’an pertama kali diturunkan hal ini termaktu dalam QS. Al-Alaq ayat 1-5. Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi kandungan al-Qur’an dalam QS. Al-Alaq sebagai solusi konseptual yang tepat dan ampuh dalam menggalakkan budaya baca sejak dini. Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan bentuk penelitian pustaka (library research) dengan penyajian deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan al-Qur’an yang merupakan solusi berbagai permasalahn memberi petunjuk untuk meningkatkan minat baca anak yang harus dimulai dari kecil sebagai perintah pertama. Dengan langkah preventif berupa teknik read aloud (membaca nyaring) Disamping itu,  pengulangan perintah membaca dalam QS. Al-Alaq juga memberi kesan kuat akan pentingnya minat dan budaya baca. Membaca juga diklaim sebagai langkah awal membuka cakrawala pengetahuan sejak usia dini. Kata kunci: Iqra’, membaca, usia dini, read aloud

Cite

CITATION STYLE

APA

Chandra, T. U., & Marezka Putra, A. (2024). QUR’ANI CUES TO NURTURE AN EARLY READING CULTURE. Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 7(1), 73–85. https://doi.org/10.61941/iklila.v7i1.182

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free