Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini

  • Darmayanti
  • Mayasarokh M
  • Ahdiani Hayati L
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian  ini untuk menemukan efektifitas kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun di PAUD MIFDA Desa Garajati. Metode yang digunakan adalah metode Quasi Exsperimental dengan desain Pretest-Posttest, Non-Equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data melalui angket dengan menggunakan analisis product moment. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif , yaitu analisis untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran kooperarif terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: 1). Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif memperoleh nilai 82,43%, 2). Nilai kemampuan mengenal bentuk geometri memperoleh nilai 90,21%, 3). Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran kooperatif terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia dini 5-6 tahun di PAUD  MIFDA karena t-hitung > t-tabel yaitu 6,054 > 2,086 pada taraf 5%. Adapun arah korelasinya 0,00044123 jauh lebih kecil dari 0,05 artinya pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia dini di PAUD MIFDA pengaruhnya sangat kuat. Pengaruh tersebut sebesar 50,5% dan sisanya tidak penulis teliti.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmayanti, Mayasarokh, M., & Ahdiani Hayati, L. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini. Jurnal Pelita PAUD, 6(2), 378–384. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v6i2.1853

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free