Abstract
Guru Bahasa Indonesia SMP Muhammadiyah di Surakarta memiliki permasalahan dalam menentukan pilihan penggunaan buku teks Bahasa Indonesia. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan April 2019 di SMP Muhammadiyah Surakarta. Peserta pengabdian adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berjumlah 12 orang. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu menurunkan teori Geeny dan Petty yang merupakan indikator kualitas buku teks ke dalam beberapa instrumen. Selanjutnya, guru berlatih mengisi instrumen sesuai dengan isi buku teks. Setelah itu, guru membuat tabulasi, dan langkah terakhir mengidentifikasi bagian buku teks yang masih lemah. Indikator telaah buku teks berdasarkan teori Geeny dan Petty terdiri dari: sudut pandang sesuai dengan keilmuan, memiliki kejelasan, konsep materi, relevan dengan kurikulum, menarik minat, menumbuhkan motivasi, menstimulasi aktivitas siswa, ilustratif, mudah dipahami pemakainya, menunjang pelajaran lain, menghargai perbedaan individu, dan memantabkan nilai. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru mengalami peningkatan kemampuan dalam memilih bahan ajar Materi ajar yang dipilih oleh guru lebih terarah, tajam, dan relevan dengan siswa.
Cite
CITATION STYLE
Huda, M., Kustanti, E. W., & Rufiah, A. (2019). PELATIHAN TELAAH BUKU TEKS BAGI GURU BAHASA INDONESIA DI SMP MUHAMMADIYAH SURAKARTA. Warta LPM, 22(2), 110–119. https://doi.org/10.23917/warta.v22i2.8671
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.