POLAASUH OTORITER-DEMOKRATIS DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI

  • Putra I
  • Darmawan C
  • Syam S
N/ACitations
Citations of this article
148Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan kesadaran anti korupsi. pendidikan anti korupsi ini harus dimulai dari keluarga sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak. Khususnya dalam penelitian ini akan mengkaji bagaimana pentingnya pola asuh orang tua sebagai agen pendidikan pertama dalam menanamkan pendidikan anti korupsi. dari ketiga pola asuh antara otoriter, demokratis dan permisif, pola asuh yang akan dikaji hanya pola asuh otoriter-demokratis. Hal ini sesuai dari topik dalam kajian ini yang terfokus pada pola asuh otoriter-demokratis yang diterapkan orang tua dalam mengatasi timbulnya sikap korupsi. informan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 5 keluarga inti yang mempunyai anak di Kota Bandung. Orang tua dengan kriteria berusia pendidikan terakhir SD sampai perguruan tinggi dan sedangkan anak berusia pendidikan SD sampai SMP. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang pentingnya pendidikan anti korupsi dan pemilihan pola asuh yang tepat dalam mendidik anak agar tujuan dari pendidikan anti korupsi tercapai dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, I. A., Darmawan, C., & Syam, S. (2018). POLAASUH OTORITER-DEMOKRATIS DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI. SOSIETAS, 8(1). https://doi.org/10.17509/sosietas.v8i1.12504

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free