Komunikasi Interpersonal Dalam Persfektif Al-Qur’an

  • Yuli Andriani
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Komunikasi merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia karena melalui proses komunikasi individu dapat menyampaikan kepada orang lain apa yang dipikirkan, diinginkan dan dirasakannya. Begitu pentingnya komunikasi dalam kehidupan manusia. Al-Quran sebagai pedoman membimbing umat manusia tidak hanya dalam bidang ibadah tetapi juga dalam bidang muamalah. Muamalah merupakan salah satu bentuk komunikasi. Al-Quran mengatur cara  umat Islam harus berinteraksi ketika dihadapkan pada situasi dan komunikan  yang berbeda. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library research). Data pustaka yang berkaitan dengan penelitian baik data yang berkaitan dengan variable terikat maupun bebas dikumpulkan, dicatat, dibaca serta diolah. Seperti rangkaian ayat yang mencakup berbagai bentuk komunikasi, misalnya komunikasi antara orang tua dengan anak, komunikasi antara saudara, dan komunikasi suami dan istri serta komunikasi dengan orang asing.  Ayat Al-Qur’an tersebut menjelaskan cara berkomunikasi yang baik dan disertai gambaran komunikasi yang tidak etis yang menggambarkan  dua prototipe yang akan  selalu hadir dalam kehidupan sehari-hari, dimanapun dan kapanpun bisa menjadi rahmat/pelajaran bagi manusia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuli Andriani. (2023). Komunikasi Interpersonal Dalam Persfektif Al-Qur’an. Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(2), 100–114. https://doi.org/10.51339/ittishol.v4i2.824

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free