PENGARUH SUHU AIR PENCUCIAN AMBING DAN TEAT DIPPING TERHADAP JUMLAH PRODUKSI, KUALITAS DAN JUMLAH SEL SOMATIK SUSU PADA SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN

  • MAHARDIKA H
N/ACitations
Citations of this article
67Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pencelupan puting dan suhu pencucian ambing terhadap kuantitas, kualitas dan jumlah sel somatik susu sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) di koperasi susu SAE Pujon, Malang. Sejumlah 16 sapi PFH laktasi digunakan dalam penelitian yang dibagi dalam 4 perlakuan: P0 (suhu 19-22°C, tanpa dipping), P1 (suhu 19-22°C dengan dipping setelah pemerahan), P2 (suhu 37°C dengan dipping sesudah pemerahan), dan P3 (suhu 37°C dengan dipping sebelum dan sesudah pemerahan). Kualitas suhu yang meliputi protein, lemak, padatan tanpa lemak (solid non fat), padatan, densitas dan kadar laktosa dianalisis menggunakan alat “lactoscan”, uji mikroorganisme dengan uji reduktase. Pengujian jumlah sel somatic dengan metode pembibitan (breed) dan jumlah produksi susu dihitung pada pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dipping dapat meningkatkan nilai reduktase sampai dengan 7,3 jam dan menurunkan angka somatic sel. Suhu pencucian ambing pada 37°C mempengaruhi produksi susu tetapi tidak berpengaruh pada kualitas susu.

Cite

CITATION STYLE

APA

MAHARDIKA, H. A. (2016). PENGARUH SUHU AIR PENCUCIAN AMBING DAN TEAT DIPPING TERHADAP JUMLAH PRODUKSI, KUALITAS DAN JUMLAH SEL SOMATIK SUSU PADA SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN. Buletin Peternakan, 40(1), 11. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v40i1.8785

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free