Uji Aktivitas Antioksidan Infusa Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.): Pengukuran Kadar Malondialdehid (MDA) pada Tikus Wistar (Rattus novergicus) Hiperurisemia

  • Dewajanti A
  • Sumbayak E
  • Neno M
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada keadaan hiperurisemia terjadi peningkatan jumlah radikal bebas. Salah satu indikator peningkatan radikal bebas pada manusia adalah meningkatnya kadar malondialdehid (MDA). Tujuan penelitian ini untuk menguji aktivitas infusa biji kopi arabika sebagai antioksidan dengan cara mengukur kadar MDA darah. Tikus dibagi dalam 5 kelompok kontrol (tikus normal), tikus hiperurisemia tanpa perlakuan dengan kopi, serta tiga kelompok tikus hiperurisemia yang diberi perlakuan pemberian kopi dosis yang berbeda (0,5 mg/200g berat badan (BB); 0,25 mg/200g BB; dan 0,15 mg/200g BB). Setiap kelompok terdiri dari 5 ekor tikus yang diambil darahnya pada jam ke-6 dan jam ke-21. Uji posthoc menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p < 0,05 pada jam ke-21 setelah pemberian infusa kopi arabika. Penurunan kadar MDA paling efektif pada kelompok K3, yaitu tikus hiperurisemia dengan pemberian dosis kopi 0,5 mg/200g BB. Kesimpulannya adalah infusa kopi arabika memiliki aktivitas sebagai antioksidan, dibuktikan dengan adanya penurunan kadar MDA tikus hiperurisemia pada penelitian ini. Kata kunci: hiperurisemia, kopi arabika, malondialdehid, tikus wistar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewajanti, A. M., Sumbayak, E. M., & Neno, M. A. (2019). Uji Aktivitas Antioksidan Infusa Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.): Pengukuran Kadar Malondialdehid (MDA) pada Tikus Wistar (Rattus novergicus) Hiperurisemia. Jurnal Kedokteran Meditek. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v24i68.1699

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free