Abstract
The corpus of academic literature on entrepreneurship is progressing rapidly, which could lead to negligence for classical ideas that may still be pertinent and contextually necessary to be developed. The unanswered topic of what attributes attach to an entrepreneur and give rise to the label "entrepreneur" may be advanced after scholars revisit earlier theories. This study is a re-examination of Albert Shapero's notion of the displaced entrepreneur and his classical theory of entrepreneurial event, both of which have been useful in understanding the transition and intention of individual entrepreneurship: an artshop owner, a maker and an exporter of creative products. This study uses a qualitative technique to compare the experiences of three Bali-based creative product entrepreneurs. This study produces findings, confirmation of the crucial importance of prior employment, the potential entrepreneur's place of employment, and a crucial step in partnership building. The conclusions have significance for both theoretical and practical formulations of relevant and contextualised entrepreneurship development strategies.Perkembangan literatur dan teori kewirausahaan yang berkembang terlalu cepat dapat mengakibatkan terabaikannya pemikiran-pemikiran klasik yang mungkin masih sangat relevan untuk dikembangkan. Atribut apa yang melekat dalam diri seseorang agar ia dapat dikategorikan sebagai seorang wirausaha adalah salah satu masalah dalam studi kewirausahaan yang jawabannya dapat dikembangkan dengan melakukan peninjauan kembali atas pemikiran-pemikiran terdahulu. Studi ini merupakan peninjauan kembali atas pemikiran klasik Albert Shapero, yaitu teori tentang peristiwa entrepreneurial dan konsepsi tentang displaced entrepreneur yang berkontribusi untuk memberikan pemahaman tentang transisi dan intensi kewirausahaan individu. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan membandingkan cerita kewirausahaan tiga partisipan, yaitu para wirausaha produk kreatif, di Bali: seorang pemilik artshop, seorang pembuat produk, dan seorang eksportir produk kreatif. Studi ini menghasilkan temuan tentang peran dari prior employment, yaitu tempat para wirausaha bekerja sebelum mendirikan usaha rintisan, dan pentingnya membangun kemitraan. Temuan ini memiliki implikasi praktis dan teoritis untuk memformulasi strategi pengembangan kewirausahaan yang relevan dan kontekstual.
Cite
CITATION STYLE
Tua, R. (2022). PERISTIWA ENTREPRENEURIAL: TINJAUAN DAN PENGEMBANGAN PEMIKIRAN SHAPERO DALAM CERITA TIGA WIRAUSAHA DI BALI. Jurnal Administrasi Bisnis, 18(2), 138–152. https://doi.org/10.26593/jab.v18i2.6224.138-152
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.