PENILAIAN POTENSI EKOWISATA DI SITU TONJONG KABUPATEN BOGOR

  • Aditya Sugih Setiawan
  • Rima Pratiwi Batubara
  • Aini Syarah
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kabupaten Bogor menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah Jawa Barat. Kabupaten Bogor memiliki keindahan yang terkenal dengan kebudayaan dan keanekaragaman hayati. Ini merupakan sumber daya yang berharga bagi wilayah ini untuk pertumbuhan kesejahteraan masyarakatnya. Potensi wisata yang beragam meliputi potensi wisata alam, gastronomi, dan artefak serta wisata minat khusus. Adapun potensi wisata alam di Kabupaten Bogor yang dapat dikembangkan seperti hutan pinus Gunung Pancar, Curug Cilember, penangkaran Elang Jawa Bodogol, Perkebunan Teh Gunung Mas serta Situ Tonjong. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam serta penilaian potensi dan studi literatur. Adapun variabel yang digunakan dalam penelitian penilaian potensi ekowisata ini mengacu pada gejala alam, flora, fauna dan ruang terbuka hijau. Hasil indentifikasi potensi ekowisata pada kawasan Situ Tonjong berupa gejala alam yaitu situ. Sementara itu pada flora terdapat potensi ekowisata berupa pohon mahoni, pohon jati, pohon kelapa, pohon nagka, pohon petai serta eceng gondok. Lain halnya potensi ekowisata fauna yang ada terdiri dari ikan mas, ikan mujair, ikan nila serta ikan gurami. Adapun potensi ekowisata terakhir yang ada di kawasan Situ Tonjong berupa area ruang terbuka hijau Kata kunci : Ekowisata, Penilaian Potensi, Kualitatif, Bogor

Cite

CITATION STYLE

APA

Aditya Sugih Setiawan, Rima Pratiwi Batubara, & Aini Syarah. (2024). PENILAIAN POTENSI EKOWISATA DI SITU TONJONG KABUPATEN BOGOR. Bogor Hospitality Journal, 8(1), 20–28. https://doi.org/10.55882/bhj.v8i1.118

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free