Teh daun kelor (moringa oleifera tea) terhadap berat badan lahir, panjang badan, berat plasenta

  • Israwati I
  • Nontji W
  • Hadju V
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daun Kelor (Moringa Oleifea),merupakan daun dengan ukuran kecil dengan bentuk bulat yang padat akan kandungan gizi yang tinggi. Tanaman ini memiliki potensial besar dalam mengentaskan masalah kekurangan gizi atau malnutrisi khususnya pada ibu hamil yang dapat mecegah berat badan lahir yang tidak normal atau BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pada efek teh kelor terhadap berat badan bayi lahir, panjang badan dan berat plasenta. Metode Penelitian yang digunakan Quasi Experiment Non-Randomized control group pretest – posttest design. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pangkajene dan Puskesmas Lawawoi. Sampel penelitian yaitu ibu hamil dengan usia kehamilan ≥28 minggu (trimester III) sebanyak 36 sampel yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok Intervensi dengan memberikan tablet Fe dan teh daun kelor (n=18) dan kelompok kontrol dengan memberikan tablet zat besi (n=18). Analisis statistic dilakukan menggunakan uji independen sample T-test, Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata berat badan bayi lahir 3251.1±368.9  pada kelompok intervensi dan 2968.8±404.6 pada kelompok kontrol dengan selisih 282.3±35.7 (p-0.03). Nilai rerata panjang badan pada kelompok intervensi 48.61±1.37 dan 47.33±1.08 pada kelompok kontrol. (p=0.004).Nilai rerata berat plasenta pada kelompok intervensi yaitu 558.5±31.6 dan kelompok kontrol 487.2±43.0 (p=0.001). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan Efek pemberian zat besi (Fe) dan teh daun kelor (Moringa Oleifera Tea) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol terhadap Berat Badan Bayi Lahir, Panjang Badan dan berat plasenta

Cite

CITATION STYLE

APA

Israwati, I., Nontji, W., & Hadju, V. (2021). Teh daun kelor (moringa oleifera tea) terhadap berat badan lahir, panjang badan, berat plasenta. Jurnal Kebidanan, 10(2), 171. https://doi.org/10.26714/jk.10.2.2021.171-180

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free