Uji Daya Hambat Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro

  • Paradise C
  • Fitriani D
  • Bahtiar R
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang: Kandidiasis adalah berbagai  infeksi yang disebabkan oleh Candida albicans dan spesies lain dari genus Candida. Senyawa bioaktif antijamur berupa flavonoid, tanin dan saponin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa tersebut  terdapat pada daun teh hijau (Camellia sinensis). Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kemampuan  daun teh hijau (Camellia sinensis) dalam menumbuhkan Candida albicans. Metodologi Penelitian: Ini adalah studi eksperimental sejati. Ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) dan jamur Candida albicans digunakan sebagai sampel. Hasil: Menurut metode Davis dan Stout,  ekstrak yang diperoleh dari daun teh hijau (Camellia sinensis) dengan konsentrasi 25% sampai 75% cukup menghambat pertumbuhan Candida albicans pada hari pertama inkubasi Candida albicans, sedangkan pada konsentrasi 50%, terdapat efek penghambatan sedang terhadap pertumbuhan Candida albicans,  dan pada hari kedua, konsentrasi 25%, 50% dan 75% tidak menghambat pertumbuhan Candida albicans. Sedangkan kontrol positif dengan nistatin memiliki daya hambat yang kuat dan kontrol negatif tidak menghambat pertumbuhan Candida albicans pada hari pertama dan kedua. Kesimpulan: Ekstrak  daun teh hijau (Camellia sinensis) efektif  menghambat pertumbuhan Candida albicans saat diinkubasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Paradise, C. A., Fitriani, D. A., & Bahtiar, R. R. (2023). Uji Daya Hambat Ekstrak Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Secara In Vitro. Jurnal MedScientiae, 2(2). https://doi.org/10.36452/jmedscientiae.v2i2.2819

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free