Abstract
Ekologi arsitektur adalah keselarasan antara bangunan dengan alam sekitarnya, mulai dari Atmosfer, biosfer, Lithosfer serta komunitas. Unsur-unsur ini berjalan harmonis menghasilkan kenyaman, kemanan, keindahan serta ketertarikan. Melalui jelajah kasus Masjid Ampel, riset ini berupaya mengungkapkan konstruksi ekologis arsitektural masjid ziarah sebagai alternatif keberlanjutan arsitektur yang berkarakter Nusantara. Langkah awalnya adalah melakukan jelajah atas masjid tersebut dengan menggunakan kajian visual culture sebagai alat bacanya. Langkah berikutnya adalah melakukan kajian interpretif atas identitas masjid dan konsep sosio-ekologi arsitekturalnya. Penelitian ini menghasilkan rumusan arsitektur ekologis yang berpijak pada kenusantaraan dan kekinian arsitektural. Rumusan ini bisa dijadikan sebagai strategi pengembangan dan pembaharuan arsitektur masjid yang menusantara, mengkini, sekaligus berwawasan eko arsitektur. Kata
Cite
CITATION STYLE
Mappaturi, M. (2015). Konstruksi Ekologis Arsitektur Mesjid Ziarah Nusantara Studi kasus: Mesjid Ziarah Ampel Surabaya. Review of Urbanism and Architectural Studies, 13(1), 14–25. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2015.013.01.2
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.