MITIGASI RISIKO MELALUI PENDEKATAN MULTIKULTURALISME JALAN KELUAR DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN NASIONAL

  • Mohamad Tulus
N/ACitations
Citations of this article
49Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendekatan multikulturalisme merupakan pendekatan yang harus dikembangkan di dalam masyarakat  yang merupakan paradigma pendekatan yang mampu memitigasi risiko penurunan ketahanan dengan transformasi kesadaran akan perbedaan,  disampang itu pendekatan multikulturalisme dapat menjadi mitigasi risiko penurunan ketahanan nasional melalui  transformasi pengetahuan tentang perbedaan sehingga dapat menjadi  jalan keluar dalam meningkatkan ketahanan nasional. Alternatif ini menawarkan pendekatan berwawasan perbedaan dalam persatuan yang menyatukan. Paradigma mitigasi risiko berwawasan multikulturalisme tersebut bermuara pada terciptanya sikap masyarakat yang mau menghargai, menghormati perbedaan etnis, agama dan budaya dalam masyarakat. Untuk itu tujuan dari penelitian ini diarahkan untuk dalam rangka  mitigasi peoblem ketahanan nasional saat ini, serta urugensi pendekatan multikultural terhadap ketahanan nasional. Hasil kajian menunjukan mitigasi risiko melalui pendekatan multikulturalisme harus difahami sebagai strategi pendekatan dalam mengatasi problem penurunan ketahanan nasional Indonesia saat ini. Mitigasi risiko ketahanan nasional Indonesia yang merupakan kekuatan inti bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia tergantung dari kemampuan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) untuk menghadapi arus perubahan nilai-nilai global. Kata Kunci :Mitigasi Risiko, Pendekatan Multikultural, Ketahanan Nasonal

Cite

CITATION STYLE

APA

Mohamad Tulus. (2023). MITIGASI RISIKO MELALUI PENDEKATAN MULTIKULTURALISME JALAN KELUAR DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN NASIONAL. JURNAL MANAJEMEN RISIKO, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.33541/mr.v1i1.4482

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free