Penentuan Sensitivitas dan Spesifisitas Kit PRIME-CYTO untuk Deteksi Kandungan Babi dengan Metode Polymerase Chain Reaction

  • Iskandar A
  • Safitri D
  • Setyaningrum S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
142Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Dalam syariat Islam, terdapat larangan mengkonsumsi produk non-halal, di antaranya produk yang mengandung babi. Gen cytochrome b pada babi terpilih sebagai gen pengkode spesies babi dengan bantuan metode analisis Polymerase Chain Reaction (PCR). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas kit PRIME-CYTO (Gabungan antara Green Master Mix dan primer CYTB-Full untuk PCR konvensional; gabungan qPCR Master Mix dan primer CYTB-Full untuk real-time PCR) untuk deteksi kandungan gen cytochrome b (cyt b) babi. Hasil penelitian menunjukkan kit PRIME-CYTO sensitif terhadap gen cyt b babi pada metode PCR konvensional dan real-time PCR. Persentase sensitivitas dan spesifisitas kit dengan metode PCR konvensional berturut-turut adalah 100% dan 100%; pada real-time PCR adalah 85% dan 10%. PCR konvensional dapat mendeteksi isolat DNA daging babi hingga kadar minimal 3 ng/μL; pada isolat DNA sosis babi hingga kadar minimal 10-7 ng/μL. Penggunaan Master Mix dengan probe disarankan untuk meningkatkan spesifisitas pada metode real-time PCR.

Cite

CITATION STYLE

APA

Iskandar, A. S., Safitri, D., Setyaningrum, S., & Lidya, B. (2023). Penentuan Sensitivitas dan Spesifisitas Kit PRIME-CYTO untuk Deteksi Kandungan Babi dengan Metode Polymerase Chain Reaction. Halal Research Journal, 3(1), 47–65. https://doi.org/10.12962/j22759970.v3i1.579

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free