HUBUNGAN NILAI TROMBOSIT DAN HEMATOKRIT DENGAN KEGAGALAN ARTERIOVENOUS FISTULA PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

  • Satria M
  • Rustam R
  • Rivaldy V
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Abstrak: Hubungan Nilai Trombosit dan Hematokrit dengan Kegagalan Arterovenous Fistula pada pasien Gagal Ginjal Kronis di RSUP Dr.dr.M.Djamil Padang Hemodialisis adalah pengobatan pada gagal ginjal yang menggunakan mesin untuk mengirimkan darah pasien melalui sebuah penyaring. Fistula arteriovenosa dan cangkok arteriovenosa merupakan akses vaskuler yang didesain untuk penggunaan jangka panjang. Di dunia jumlah pasien gagal ginjal kronis (GGK) stadium akhir yang memerlukan hemodialisis semakin mening­kat. Akan tetapi hampir 50% fistula arteriovenosa tidak pernah dapat digunakan untuk hemodialisis, dan jika dapat digunakan, 25% akan mengalami kega­galan setelah 2 tahun. Banyaknya faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan AVF, diantaranya kerusakan dinding endotel atau adanya aliran darah yang lambat atau hiperkoagulasi. Kata Kunci.Gagal ginjal kronis, Hemodialisis, Arterovenous Fistula, Kegagalan AVF

Cite

CITATION STYLE

APA

Satria, M., Rustam, R., & Rivaldy, V. (2021). HUBUNGAN NILAI TROMBOSIT DAN HEMATOKRIT DENGAN KEGAGALAN ARTERIOVENOUS FISTULA PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 9(2), 175–182. https://doi.org/10.36577/jkkh.v9i2.409

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free