Karakteristik non-harmonik pasang surut di perairan sekitar Kota Bitung

  • Hamzah J
  • Rampengan R
  • Windarto A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Analisis non-harmonik merupakan metode yang diaplikasikan dengan cara secara langsung menghubungkan waktu terjadi pasang dan surut air laut serta ketinggiannya dengan fase umur bulan dan parameter-parameter astronomis. Dua variabel utama yang dideterminasi dari pencatatan data muka laut adalah tunggang pasang surut dan periodenya. Variabel lain turut diperhitungkan adalah muka laut rata-rata. Tunggang pasang surut yang terbesar terjadi pada saat fase umur bulan purnama. sedangkan tunggang pasang surut terkecil terjadi pada saat fase umur bulan perbani. Rata-rata tunggang pasang surut terbesar dan terkecil terjadi pada semester awal. Muka laut rata-rata pada tahun 1987 di periaran Kota Bitung merupakan muka laut rata-rata yang terendah bila dibandingkan dengan tahun 2010 yang merupakan muka laut rata-rata paling tertinggi, mengindikasikan muka laut rata-rata tahunan pada perairan sekitar Kota Bitung mengalami kenaikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hamzah, J., Rampengan, R., & Windarto, A. (2017). Karakteristik non-harmonik pasang surut di perairan sekitar Kota Bitung. JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS, 5(3), 47. https://doi.org/10.35800/jplt.5.3.2017.17828

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free