Creation Music Lawat Sagara | Tabuh Kreasi Lawat Sagara

  • Aditya I
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lawat Sagara adalah karya karawitan yang terinspirasi dari cerminan kehidupan laut. Lautan  dengan pemandangan yang menakjubkan membuat suasana hati menjadi damai. Adapun flora dan fauna yang hidup di dalamnya antara lain, ikan-ikan, partikel-partikel, maupun keragaman hayati yang tinggi yang hidup di areal terumbu karang dengan berbagai macam warna yang sangat indah. Prilaku manusia sering kali mengabaikan persoalan-persoalan tentang kelestarian lingkungan. Kesadaran harmonisasi hubungan manusia dengan lingkungan perlu digaungkan lebih luas. Kesadaran tersebut di bali dikenal dengan konsep tri hita karana Kata Tri yang artinya tiga, hita yang artinya keseimbangan atau kesejahteraan dan karana yang berati penyebab. Tri hita karana ini dapat diartikan yaitu tiga penyebab kesejahteraan dalam kehidupan. Tujuan dari garapan ini selain berkaitan dengan hal-hal estetika juga mengandung pesan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dalam konsep tri hita karana. Dengan konsep inilah yang merupakan gambaran atau cerminan lautan yang sekaligus menjadi elemen utama dari garapan ini. Dalam penggarapan karya menggunakan satu barungan gamelan selonding yang  dipadukan dengan beberapa instrumen bali, seperti kendang kerumpungan, kendang cedugan, kecek ricik, kajar trenteng, suling dan gong pencon. Tujuan memadukan instrumen barungan selonding dengan instrumen gamelan tersebut guna untuk memperkaya ritme dan aksentuasi dalam karya. Adapun penggunaan gamelan selonding mempunyai karakteristik yang mampu membangkitkan suasana-suasana dalam garapan lawat sagara. Tahapan-tahapan atau metode dalam karya lawat sagara  menggunakan metode penciptaan Panca Sthiti Nawi Sani : inspirasi (ngawirasa), eksplorasi (ngewacak), konsepsi (ngarencana), ekseskusi (ngawangun) dan ngebah (maedeng).

Cite

CITATION STYLE

APA

Aditya, I. K. Y. (2024). Creation Music Lawat Sagara | Tabuh Kreasi Lawat Sagara. GHURNITA: Jurnal Seni Karawitan, 4(2), 150–159. https://doi.org/10.59997/jurnalsenikarawitan.v4i2.3384

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free