Pembuatan Bioetanol dengan Cara Hidrolisis Menggunakan Kertas Koran Bekas serta Pemurnian Menggunakan Agen Pengering (MgSO4, Na2SO4, dan CaCl2)

  • Putri C
  • Utami B
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) memanfaatkan kertas koran bekas sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dan (2) mengetahui keefektifan Na2SO4, CaCl2, dan MgSO4 sebagai zat untuk memurnikan bioetanol. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen. Pembuatan bioetanol diawali dengan proses pretreatment untuk delignifikasi. Hidrolisis kertas koran dilakukan secara enzimatis menggunakan enzim selulase. Metode pemurnian bioetanol dari kertas koran dilakukan dengan metode destilasi yang dilanjutkan dengan metode desiccantion menggunakan bahan pengering MgSO4, Na2SO4, dan CaCl2. Uji karakterisasi bioetanol menggunakan instrumen Gas Chromatography/Mass Spectroscopy (GC-MS) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Pengukuran kadar bioetanol menggunakan instrumen Gas Chromatography (GC). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: (1) kertas koran dapat digunakan sebagai bahan pembuatan bioetanol generasi kedua dengan proses pretreatment, hidrolisis enzimatis, fermentasi, dan destilasi (2) zat MgSO4, Na2SO4, dan CaCl2 dapat digunakan untuk memurnikan bioetanol dari kertas koran. Zat MgSO4 merupakan agen pengering yang paling optimum untuk memurnikan bioetanol dari kertas koran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, C., & Utami, B. (2017). Pembuatan Bioetanol dengan Cara Hidrolisis Menggunakan Kertas Koran Bekas serta Pemurnian Menggunakan Agen Pengering (MgSO4, Na2SO4, dan CaCl2). JC-T (Journal Cis-Trans): Jurnal Kimia Dan Terapannya, 1(1), 10–15. https://doi.org/10.17977/um026v1i12017p010

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free