Eksplorasi Nilai Etnokimia dalam Kearifan Lokal Suku Sasak Lombok Tradisi Merarik terhadap Relevansi Sains Modern Pembelajaran Kimia

  • Dini Rahmawati
  • Neni Avisha Setya Utami
  • Neneng Elis Rohmayati
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tradisi Merarik pada masyarakat Sasak di Lombok dengan konsep ikatan kimia melalui pendekatan etnokimia. Tradisi Merarik yang mengandung nilai sosial dan budaya memiliki keterkaitan dengan konsep serah terima elektron dalam pembentukan ikatan ionik. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi sorong serah dalam tradisi Merarik menggambarkan adanya keseimbangan dan saling ketergantungan, serupa dengan proses perpindahan elektron antaratom untuk mencapai kestabilan. Analogi ini membantu memperkaya pembelajaran kimia sehingga lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, hasil penelitian menegaskan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran kimia tidak hanya meningkatkan pemahaman ilmiah, tetapi juga mendukung pelestarian budaya serta penanaman nilai karakter. Dengan demikian, etnokimia berperan penting dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berlandaskan kearifan lokal guna memperkuat pendidikan berkarakter serta menjaga keberlanjutan budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dini Rahmawati, Neni Avisha Setya Utami, Neneng Elis Rohmayati, Aa, N. Z., & Kriswantoro Kriswantoro. (2025). Eksplorasi Nilai Etnokimia dalam Kearifan Lokal Suku Sasak Lombok Tradisi Merarik terhadap Relevansi Sains Modern Pembelajaran Kimia. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 15(4), 1581–1589. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i4.3560

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free