STUDI KOMPARASI PENURUNAN KESADAHAN MENGGUNAKAN SERBUK ECENG GONDOK TERAKTIVASI ASAM DAN BASA DENGAN SISTEM KANTONG CELUP

  • Nurhidayanti N
  • Supriyanto S
  • Winarto Y
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Air sumur di Komplek PJKA RT 01 / RW 01 Dusun Tanjungsari Lemah Abang Cikarang Utara memiliki kesadahan yang tinggi. Kesadahan air sumur yang tinggi apabila dikonsumsi dapat membahayakan kesehatan manusia, terutama bagi fungsi ginjal sebagai organ ekskresi. Eceng gondok merupakan salah satu jenis tumbuhan air yang mempunyai kemampuan menyerap polutan pencemaran air, salah satunya adalah kesadahan air. Konsumsi air sadah dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan gangguan fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan adsorben eceng gondok teraktivasi HCl 3M dan NaOH 2% dengan variasi massa dalam menurunkan kadar kesadahan air sumur gali. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian uji pendahuluan untuk mengetahui kadar kesadahan awal kemudian dikontakkan dengan serbuk eceng gondok teraktivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorben eceng gondok teraktivasi HCl 3 M dengan variasi dosis 0,5 g mampu mengapsorpsi kesadahan sebesar 11,15% dengan nilai kesadahan teradsorpsi sebesar 62,5 mg/L dan nilai kesadahan menjadi 498 mg/L. Sedangkan adsorben eceng gondok teraktivasi NaOH 2% dengan variasi dosis 0,1 g mampu mengapsorpsi kesadahan sebesar 34,5 mg/l atau dengan persen adsorpsi sebesar 6,16% dan nilai kesadahan menjadi 526 mg/L

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurhidayanti, N., Supriyanto, S., & Winarto, Y. (2021). STUDI KOMPARASI PENURUNAN KESADAHAN MENGGUNAKAN SERBUK ECENG GONDOK TERAKTIVASI ASAM DAN BASA DENGAN SISTEM KANTONG CELUP. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 13(2). https://doi.org/10.20885/jstl.vol13.iss2.art2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free