Abstract
Isu permasalahan stunting yang terjadi di kabupaten Lumajang memasuki prevalensi stunting sebesar 23,8% yang memasuki peringkat ke 10 di provisinsi Jawa Timur. Pedoman WHO menyatakan untuk prevalensi stunting harus kurang dari 20%. Dalam hal ini, permasalahan stunting harus tetap diberi perhatian khusus. Tujuan pada KKN Tematik ini yaitu ibu hamil serta ibu yang memiliki bayi dan balita dapat mengetahui pencegahan masalah stunting. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan melalui KKN Tematik dengan tahapan 1. Identifikasi masalah 2. Tahap persiapan 3. Tahap kegiatan 4. Evaluasi. Melalui program edukasi yang dijalankan untuk penanganan masalah stunting, yaitu: a) Edukasi Pencegahan Stunting dan gizi ibu hamil, b) Check kesehatan pada bayi dan balita, c) Edukasi dan praktek pembuatan MPASI, d) Edukasi tentang ASI Eksklusif, e) Edukasi penggunaan Keluarga Berencana (KB) bagi wanita usia subur. Pada program yang telah dijalankan dapat membuahkan hasil, yaitu: peserta menyadari makanan bergizi yang harus diberikan pada ibu dan anak serta mengetahui tanda dan gejala stunting pada anak serta adanya peningkatan pada Kartu Menuju Sehat (KMS), dan perlu adanya kelas parenting.
Cite
CITATION STYLE
Nurjanah, S., Esterilita, M., & Trustisari, H. (2024). Kolaborasi Empat Bidang Ilmu Dalam Mengubah Perspektif Masyarakat Dalam Upaya Menurunkan Stunting. Surya Abdimas, 8(2), 263–274. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i2.4262
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.